Posted in Tulisan

INGKAR

INGKAR

image

Malam ini kepadamu hatiku, Aku ingin mengucap maaf, atas janji yang pernah terucap selalu setia mendampinginya sampai tutup usia, dan ternyata hari ini Aku mengingkarinya. Aku memilih untuk menyerah, Aku tak bisa terus menerus melawan Aku, yang akhirnya semua akan berujung pada setiap sudut kesalahan, saling menyalahkan untuk mempertahankan keakuan pembenaran pikiran, berlanjut pada caci-makian hingga akhirnya keluarlah kata-kata perpisahan. Aku tak bisa memaksanya untuk tetap tinggal di sini, pada hati yang jelas-jelas tak ingin Dia tempati, mencintai berarti membahagiakan, bila Aku tak mampu bahagia, maka setidaknya Aku membiarkanmu untuk menemukan bahagia, memaksamu untuk hidup bersamaku ? Haha.. Aku tak sejahat itu.
Continue reading “INGKAR”

Posted in Tulisan

RHINDU DAN PULANG

RHINDU DAN PULANG

image

Seperti biasa Aku hanya duduk termenung di tengah jendela, menikmati indahnya sendiri, bersama temaram dan diiringi alunan sepi. Apakah ini wujud dari melukai diri ? Jika ini memang melukai diri, lantas apakah Aku harus berlari dari semua ini ? Percuma kataku, berlari pada halaman rindu yang berjeruji, hanya akan membuat kaki semakin lelah untuk melangkah, ada baiknya Aku hanya Diam saja termenung, sambil menanti setiap senyumanmu yang muncul. Seperti halnya lukisan anak-anak, ada senyuman matahari yang selalu muncul Diantara gunungnya, Ya.. seperti itulah Aku jika dilukiskan dalam lukisan anak-anak, ada gubuk kecil diantara ladang persawahan, mungkin Aku ada di sana, duduk berpangku tangan di dalam gubuk untuk menanti pulangmu. Dibingkai lukisan Aku tak akan ke mana, siang malam Aku tetap di sana, menunggu hadirmu. Mungkin setiap lukisan anak-anak menggambarkan demikian, hanya saja Dia belum mampu menjelaskan. Bernarkah ? Lalu kenapa tidak nampak di lukisan seseorang yang duduk di dalam gubuk ? Mungkin Dia akan menjawab “Bukankah menunggu itu pun tak nampak ? Bukankah hanya rasa yang bergejolak ketika rindu semakin menggelak ?”, Apalagi yang ingin Kau tanyakan ?
Continue reading “RHINDU DAN PULANG”